BAGIAN KETIGA 

KEPRIBADIAN ASY SYAHID HASAN AL BANNA

BAB7

KELAHIRAN, PERKEMBANGAN, KELUARGA DAN PEMBENTUKAN KEILMUAN DAN INTELEKTUAL

 

Lahir pada hari ahad, 25 sya’ban 1324 H, atau pada tanggal 14 Oktober 1906 di mahmudiah tepatnya kota buhairah, mesir. Beliau anak sulung  dari syaikh ahmad Abdurrahman al banna yang bekerja sebagai tukang reparasi jam dan seorang ulama hadist, ibunya bernama ummu sa’ad Ibrahim shaqar yaitu wanita yang cerdas dan tegas. Hasan al banna tujuh bersaudara. Dalam perkembangannya hasan al banna sring membantu perekonomian keluarganya dan memperhatikan pendidikan adik-adiknya, merupakan anak yang baik dalam keluarga.

Pernikahan hasan al banna : ibunda hasan al banna mendengar suara merdu yang sedang melantunkan ayat al quran, suara tersebut dari sorang wanita. Ketika pulang ibunda memberitahukan kepada anaknya  mengisyaratkan ada perempuan sholeha yg pantas dijadikan istrinya. Maka terjadilah apa yang diisyaratkan ibunya tsrsebut.

Dgn anak-anaknya : hasan al banna sangat bermurah hati terhadap anak-anak ny, di tengah sibuk dakwahnya ia selalu mengawasi setiap buku yg dibaca anaknya.

Orang tua hasan al banna mempercayakan kepada syekh Muhammad zahran  yang buta sebagai syeikhnya yang pertama. Wawasan keilmuan :

Madrasah ar rasyad ad diniyah waktu al banna umur 8 tahun, madrasah I’dadiyah sejajar dengan sekolah menengah pertama dengan usia 12 tahun, madrasah mu’alimin setara sekolah menengah atas dimana hasan al banna telah bergabung dengan beberapa organisasi

Kemudian, universitas darul ulum disini rasa rindu dan haus akan ilmu hasan al banna rasakan, dia seorang yang gemar membaca, ia meminjam buku dari guru-gurunya serta gemar menulis.

 

BAB 8

SOROTAN TERHADAP HASAN AL BANNA

Da’I sejak kecil

Ketika masuk madrasah I’dadiyah ia bergabung di jami’iyah al akhlak al adabiyah (perhimpunan akhlak mulia dan salah satu anggota yang menonjol, tidak berselang lama ia menjadi ketuanya. Menjalani aturan nya dengan jelas, ‘kisah mengumpulkan denda dan menyingkirkan patung seronok’.

Perhimpunan-perhimpunan al banna

1.Perhimpunan anti kemungkaran

2.Perhimpunan al hasfiyah  al khairiyah, ada dua tujuan yaitu menyebarkan dakwah kepada akhlak yang mulia dan menentang pengiriman kelompok misionaris yang masuk ke mesir, dikepalai miss white, mereka menyebarkan kristenisasi lewat pengobatan, kursus dan penampungan anak.

3.dakwah di kafe-kafe (warung kopi)

Salafiyah dan tasawuf

Ayahnya sendiri adalah seorang salafiyah, beliau menyibukkan diri kepada ilmu hadist dsb. Pengaruh pendidikan salaf pada diri hasan al banna terlihat pada pakaian yang ia kenakan seperti sunnah rasulullah saw. Di tingkat empat di darul ulum untuk pertama kalianya beliau memakai jas dan topi.

            Hubungan imam dengan aliran tasawuf ketika masih berada si madrasah I’dadiyah, perkenalan dan ikut bergabungnya hasan al banna dengan tarekat al hashafiyah merupakan pertolongan Allah swt. Beliau telah mengenal tarekat ini sejak remaja sehingga beliau terhindar dari kenakalan-kenakalan remaja. Dan ia sangat kagum kepada pendiri tarekat ini yaitu ahmad affandi as sukkari dan rajin dengan amalan wirid sang syeikh.

Al banna dan gerakan nasionalisme

Walaupun masih berusia 13 tahun beliau bergabung dengan gerakan nasionalisme dan memimpin teman-temannya dalam demonstrasi dan boikot yang diatur oleh sekolah, beliau aktif bergabung dengan aksi-aksi nasionalisme melawan inggris dan sekutu mereka.

Guru dan murid

Guru-guru hasan al banna

1.      Ayah beliau sendiri , syeikh ahmad Abdurrahman al banna

2.      Syeikh Muhammad zahran

3.      Syeikh abdul wahab al hashafi

4.      Syeikh Muhammad abu syausyah

Murid- murid al banna

1.      Ustadz umar tilmisani, mursyid am (pemimpin tertinggi) jamaah IM yang ketiga

2.      Ustadz Muhammad hamid abu an nashr, mursyid am keempat IM

3.      Ustadz Musthafa masyhur, mursyid am kelima IM

4.      Ustadz asy syahid muhammamd farghali, cabang IM di wilayah ismailiyah

5.      Mustasyar abdul qodir audah,wakil mursyid am kedua

6.      Ustadz saleh asymawi, beliau pelopor penulis islami, pimred majalah an nadzir

7.      Syeikh Muhammad al ghazali, seorang dai yang reformis, pengawas masjid dan khatib di al azhar

8.      Ustad abdul hakim abiding, sekertaris umum IM

9.      Ustadz shalah syadi, seorang kepala polisi di buhairah

10.  Syaikh sayid sabiq, beliau seorang ulama al azhar

11.  Ustadz abdul aziz kamil, wakil perdana menteri

12.  Syeikh ahmad hasan al baquri, menteri wakaf dan mantan rector al azhar

13.  Dr. Yusuf al qardhawi, beliau adalah lulusan terbaik al azhar, peranan qardhawi sangat besar di jalur dakwah islam di Negara Qatar sejak tahun 1961 M., dan beliau banyak menulis buku yang diterjemahkan.

14.  Ustadz musthafa as siba’I, pengawas IM si Negara syiria

15.  Kamil syarif, komandan brigade al ikhwan al muslimun dalam perang palestina 1948 M.

16.  Ustadz umar bahauddin al amiri, seorang duta besar

17.  Ustadz mahmus syawaf, pendakwah di Iraq dan seluruh dunia, mengisi ceramah dsb

 

BAB 9

SISI KEPRIBADIAN

Kepribadian hasan al banna sungguh luar biasa, ia adalah ruh (semangat), otak dan jasad. Ruh semangat beliau adalah kobaran api langit yang memancarkan panas dan cahaya!! Otak beliau adlah penyeimbang yang terkontrol dan tidak terjadi ketimpangan dan tidak pula goyahwalau diterpan masalah dan peristiwa!! Tubuh beliau adalah tempat yang cocok untuk kekuatan yang luar biasa dan nilai yang luhur. Kepribadian beliau sangat dinamis dan tak pernah berhenti dan diam. Beliau adalah pemimpin sejati pada masanya. Semboyan perjuangan beliau “ tugas lebih banyak dari waktu yang tersedia”. Cita- cita beliau melampaui kemampuannya dan kemampuan beliau melewati rasa letih dan waktu.

Sisi akidah : 1). Tawakal kepada Allah  2).yakin kepada pertolongan Allah  3).puas dengan qadha dan qadar Allah 

Sisi ibadah : dirikan shalat pabila engakau mendengar panggilan shalat (adzan), bangun malam untuk tahajud dan beliau sangat gemar baca Al qur’an.

Sisi fisik : ‘pengelana di jalan Allah’, dai sejati mampu membagi tenaga dan waktunya.

Sisi intelektual : sudah terbukti dengan pendidikan yang beliau tempuh, semua diselsaikan dengan baik

Sisi kejiwaan : tidak suka pujian dan sanjungan, rendah hati, tidak gila jabatan, suka introspeksi diri

Sisi sosial : ramah dan pandai bergaul, dermawan, senang terhadap kebaikan

 

BAB 10

TRAGEDI PEMBUNUHAN IMAM HASAN AL BANNA

 

Berbagai Usaha pembunuhan

Tujuan pembunuhan imam hasan al bannna bukanlah menghabisi nyawa satu orang akan tetapi tujuan utamanya adalah menumpas dakwah dan jamaah ikhwanul muslimin.beberapa upaya pembunuhan antara lain:

1.      Inggris : Penolakan  hasan al banna terhadap tawaran jendral Clinton untuk membantu pemerintah inggris dalam penerbitan dan percetakan.kemudian pemerintah inggris merencanakan kejadian untuk membunuh beliau dengan cara menabrakan kendaraan tentara inggris dengan kendaraan hasan al banna sampai tewas agar tampak seperti kecelakaan biasa, akan tetapi anggota IM mengetahui konspirasi ini melalui anggota IM yg bekerja di salah seorang pejabat inggris.

2.      Partai wafd : mereka mengepung kantor cabang IM dengan melempar batu dan bola api waktu fajar ustadz ali rizzah  dan ikhwan lain berhasil mengeluarkan imam dari dalam.

3.      Organisasi mishr al fatah : memasang bom waktu di bawah mimbar  tempat hasan al banna berpidato, tetapi anggota IM berhasil menggagalkannya.

4.      Pemerintah an naqrasyi :ketika hasan al banna akan memberikan kata sambutan di perusahaan tambang  terjadi sebuah ledakan  di tempat yang sedianya dipersiapkan untuk kata sambutan. Tetapi ledakan tersebut terjadi beberapa menit sebelum beliau datang.

Tragedi  pembunuhan

Pemerintah melakukan berbagai langkah untuk melancarkan pembunuhan  terhadap imam hasan al banna :

1.      Menangkap semua anggota IM, kecuali beliau, lalu memasukan mereka semua ke penjara.

2.      Mencabut izin kepemilikan senjata hasan al banna

3.      Memutuskan saluran telepon rumah beliau

4.      Menarik pasukan yang bertugas menjaga rumah beliau

5.      Menangkap saudara kandung beliau , letnan abdul basith

6.      Menangkap siapa saja yang mengunjungi beliau

7.      Menyita kendaraan pribadi beliau

8.      Mencekal beliau meninggalkan kairo

9.      Menyibukkakn beliau dengan negosiasi antara beliau dan pemerintah

Pada hari pembunuhan,

 terjadi pada pukul 20.15 hari sabtu malam tanggal 12 februari 1949 M. imam hasan al banna telah diberi tahu sebelumnya bahwa pemerintah ingin melanjutkan  negosiasi dengan beliau dan pejabat di kantor syubanul muslimin, namun sampai waktu isya’ mereka belum hadir lalu hasan al banna bangkit untuk sholat isya’, selesai sholat hasan al banna bersama ustadz abdul karim manshur menunggu lagi namun mereka tak datang. Mereka akan beranjak pulang dengan menggunakan taksi tiba-tiba dua orang pria berdiri di depan mobil, pria itu membuka pintu taksi dan melepaskan tembakan kea rah dada tetapi mengenai sikut. Mereka kemudian menyerang imam hasan al banna.tak lama kemudian pria tersebut pergi menggunakan mobil, hasan al banna menelepon ambulans namun ambulans tak segera datang.

Sampai di rumah sakit, imam hasan tetap membopong abdul karim. Tak lama kemudiandatanglah dokter mengobati hasan al banna namun beliau berkata “obati dulu saja ustadz abdul karim karena kondisinya kritis”.

Imam dan ustadz berada dalam satu kamar rumah sakit qashrul aini, tidak lama kemudian admiral washfi utusan kerajaan masuk dan mendatangi dokter, kemudian bertanya ‘bagaimana keadaan hasan al banna’ dokter menjawab ‘ tidak terlalu parah’. Kemudian mereka memisahkan hasan al banna dengan ustadz abdul karim. Baru disadari kedatangan utusan kerajaan untuk menghabisi nyawa imam hasan al banna karena mereka melarang dokter menghentikan darah yang terus mengalir dari imam hasan al banna. Hingga akhirnya jiwanya kembali ke pangkuan Sang Penciptanya.

Jenasah dan pemakaman imam hasan al banna

Abdurahman umar yang menjabat sebagai wakil perdan menteri dalam negeri memutuskan agar jenasah hasan al banna segera dimakamkan tanpa ada reaksi dari anggota ikhwan. Pemerintah dikabarkan menangkap para pelayat dan dilarang menyalatkan jenazah hasan al banna. Hanya ayah hasan al banna yang sendiri mengurus dan mempersiapkan pemakaman anaknya. Anaknya digotong di tengah jalan tanpa ada yang mengiringi, ternyata kiri kanan dijaga ketat polisi. Ia puntak tahan dan mengucurkan air mata, bukan air mata biasa namun doa keharibaan Allah swt

Siapa pembunuh hasan al banna

 Dari vonis pembunuh imam hasan al banna adalah Mahmud abdul majid dan kelompoknya namun itu hanya alat atau batu loncatan saja  dan berlangsung selama 4 tahun.

Pelaku sesungguhnya tidak lepas dari kasus pembubaran jamaah al ikhwan al muslimun yaitu bangsa kolonialis, yaitu inggris, amerika , prancis, dan organisasi zionis internasional dan pembantu mereka yaitu dari pihak kerajaan dan pemerintahan partai sa’di. Adapun Mahmud abdul majid dan kelompoknya hanya berperan sebagi pembunuh bayaran.

 

BAB 11

BEBERAPA KOMENTAR TENTANG HASAN AL BANNA

 

Ayahnya : wahai orang-orang yang mengenal anakku dan mengikuti jalannya, sebaik-baik perbuatan yang kalian lakukan adalah mengikuti jejak dan langkah perjuangan, berpegang teguh dengan nilai-nilai islam , jagalah tali persaudaraan serta ikhlaskan setiap niatmu karena Allah swt.

Anak laki2nya (ahmad saiful islam) : engkau telah menciptakan dari unsur pemuda dan ornag tua dalam organisasi luar biasa yang membaggakan kaum muslimin di zaman ini, dan nabi muhammmad saw akan bangga dan kami semua wahai ayahku akan mengikuti semua pelajaran dan dakwah yang engkau berikan

Saudara kandung (gamal al banna) : syahid adalah kematian yang menginspirasi, kekayaan dan keberuntungan! Kematian menjadikan dakwah lebih banyak lagi dan beliau seolah-olah masih berada di tengah manusia. Saudaranya ini menggambarkan beliau sbg berikut : “guruku sekaligus saudara kandungku adlah syahis dalam memperjuangkan islam”. Bahkan ia berpantun :

Hasan Al banna tidak lenyap dari kehidupan kita

Walau zaman telah berlalu namun kenangan tentang hasan al banna tetap ada

Generasi muda akan dibimbing oleh darah hasan al banna

 

Dsb.

 

 

Wallahu’alam bis showab

Afwan  minkum

 

TARIKH AL IKHWAN AL MUSLIMUN 1 (MASA PERTUMBUHAN dan PROFIL SANG PENDIRI)

Penulis Buku : JUM’AH AMIN ABDUL AZIZ                      

                                                                                              28-7-13  __By.Try Ayu Oktarina