tak terbendung maka meluap sudah

aku tak ingin ditinggalkan

moment bahagia itu akan kalian lalui, akupun ikut bahagia karena kita sama

tetapi, akankah kalian meninggalkanku sendiri  di (sini)

bukan aku yang meninggalkan, tetapi aku berfirasat kalian akan pergi dari arena (ini)

seolah akan kehilangan pegangan, aku tak akan sanggup tanpa kalian

maret, bulan begitu menakutkan bagiku

haruskah merengek dan memohon agar kalian tak boleh pergi

itu sulit, karena aku tak menjanjikan apapun

ladang kalian mungkin lebih luas

aku lelah, entah seberapa kuat lagi diriku

selanjutnya aku tertahan (disini) atas sebuah janji dan

hanya berharap

kalian masih ada disini

tempat pundakku menyandar

dan Allah tahu kalian yang lebih baik.

 

ishbir.

La yukallifullahu nafsan illa wus’aha