Mencoba sedikit belajar meresensi sebuah buku yang telah habis dibaca, sebentuk penghargaan juga buat seseorang yang mengakui dirinya  ‘si semangat  menggebu’  karena telah memberikan buku ini. Arigatoo gozaimazu yah ukhti, kali ini kuberi sedikit bocoran tentang isinya  :) . Lain kali buku yang lain juga kasih ke aku. Biar aku resensi lagi . Hohoho *ngarep

Ni buku karyanya abang ‘Tere Liye’

Kalo biasanya buku karya abang ini yang pernah aku baca itu ber-gengre sedih, kali ini berbeza.

Dari judulnya aja sudah kebaca yaitu “ BERJUTA RASANYA”

berjt rsanya

Apalagi kalo bukan tentang cinta, eitss tapi cerita disini hanyalah sebuah fiksi yang hmmm cukup bisa diambil maknanya. Memang sih kayaknya buku ini lebih tepat jatuh ke tangan para remaja, tetapi nggak ada salahnya orang tua kayak aku dan kamu sedikit merefresh otak biar nggak tambah tua. hho J #sebenernyaakusihmasihmuda

Oke, dalam buku ini ada 15 judul tapi yang akan aku bahas Cuma 5 judul aja ya, pegel nulisnya.

1.       Bila semua wanita cantik

Dikisahkan ada 2 orang cewek yang bersahabat,bisa dikatakan 2 orang ini terlahir dengan fisik tidaklah cantik seperti definisi kebanyakkan orang,  seseorang diantaranya sangat membenci takdirnya karena terlahir sebagai gadis jelek dan dijauhi oleh lelaki terutama lelaki yang sangat ia dambakan. Suatu ketika do’a nya mengubah kehidupan seluruh dunia, semua wanita berubah menjadi cantik dan seksi kecuali ia dan sahabatnya yang tetap gendut, jerawatan, berlemak dsb. Tanpa panjang lebar makna cantik itu pupus sudah. Definisi ‘cantik‘ sekarang adalah yang bertubuh gemuk, muka jerawatan, hidung lebar dsb. Maka sekarang ia adalah yang tercantik, tapi apakah bahagia?? (baca aja kelanjutannya)

Quote : Seseorang yang mencintaimu karena fisik  maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut. Seseorang yang menyukaimu karena materi maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan materi tersebut. Tetapi jika sesorang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relative lebih baik atau lebih buruk

Me : hmm, belajarlah melihat seseorang bukan hanya dari sisi tampilan fisik semata, karena cantik itu relative, right? ^_^

2.       Hiks, kupikir kau naksir aku

Ada 3 orang cewek  bersahabat, yang  cewek 1 itu sangat menyukai seorang cowok. Dimana cewek 1 ini menganggap cowok itupun menyukainya dengan segala ke-GR an yang sangat berlebihan. Cewek 2 berusaha mengingatkan sifat berlebihannya itu, padahal cewek 2 ternyata juga suka pada cowok tersebut. Singkatnya, mereka berdua sangat ke-GR an . Mengangap tuh cowok suka pada mereka. Alhasil ternyata si cowok itu mendekati mereka hanya ingin mendapatkan info dan cerita tentang cewek 3, yaitu teman mereka yang cenderung pendiam.

Quote :  ilusi itu! Ya tuhan, aku sempurna tertikam oleh ilusiku sendiri. Pengkhianatan oleh hatiku yang sibuk menguntai simpul pertanda cinta.

Me : cukup geli membaca ini, mungkin sering terjadi dalam kehidupan, hadeeh makanya jangan suka buat-buat ilusi kalo doi naksir juga ama kamu, berbunga-bunga eh ntar jatuh  #gubrak, sakiit  :)  hho.  Cepat-cepat istigfar.

 

3.       Cinta zooplankton

Pernah tahu kan tentang zooplankton?, hewan renik yang sangat kecil sekali di dasar laut, ia adalah sasaran makanan ikan, tetapi ia sendiri tak bisa memakan hewan lain atau tumbuhan lain, menjadi strata paling bawah dalam piramida makanan. Dalam kisah ini ada seseorang cewek yang selalu saja disakiti perasaannya oleh cowok, tapi berulang kali ia maafkan, ya kira-kira seperti makhluk renik  itulah. Sampai suatu saat cinta zooplankton itu menyadarkan ikan hiu yang selalu menyakitinya karena tulusnya cintanya zooplankton tersebut,.

 

Me : yang aku nggak suka adalah nama cewek itu namaku.*hue, nasihat yang dapat diambil ialah mungkin jangan sepelekan cinta zooplankton itu, hargailah ketulusan  *uhuk

 

4.       Cintanometer

Kisah ini menarik sekaligus lucu menurutku, bang tere berhasil membuat aku berimajinasi sambil senyam senyum nggak jelas, kupikir ini sejenis alat apa ya, ternyata sejenis alat seperti punya doraemon. Oke, begini ceritanya. Di suatu kota entah berantah para tetua kota (baca: majelis syuro’) sedang dirindung kecemasan gara-gara angka pertumbuhan penduduknya stagnan bahkan minus, maka tetua kota melakukan rapat dan ternyata masalah tersebut disebabkan  karena anak muda di kota itu terlalu malu untuk mengungkapkan perasaannya, takut ditolak, takut ditertawakan dan sebagainya. Mereka dewan kota berusaha mencari solusi dari masalah tersebut maka diciptakan,. Jreng jreng yaitu alat pendeteksi cinta dengan nama “Cintanometer”, bentuk fisiknya mirip freehand telepon genggam memiliki lampu yang bisa berkedip2, dapat dicantolkan di telinga, kecanggihannya ia akan memberitahu perasaan yang sedang  difikirkan oleh lawan jenis di hadapanmu. (bener-bener aneh alat doraemon satu ini. hoho). Lanjut, cara kerja alat ini adalah jika cintanometer  berkedip-kedip itu artinya cinta, jika tidak berkedip itu maka tidak cinta. Setelah di launching, Maka mulai saat itu kota mereka berubah menjadi lautan cinta. Tapi apa efeknya ??? (silahkan baca sendiri bukunya)

Quote indah : Cinta adalah urusan langit dan tidak sepantasnya mereka (manusia) mencoba mengakalinya.

Me : kisah yang unik menurutku, daya imajinasi penulis sangatlah keren, mengambil ibrohnya yaitu biarlah cinta itu urusan langit, rasa kasih, sayang, rindu, bertepuk sebelah tangan, pungguk merindukan bulan, jumbo dan sebagainya itu rasa tersendiri yang dianugrahkan pada manusia jangan coba mengakalinya dan memaksakannya.

 

5.       Harga sebuah pertemuan

Nah kali ini ceritanya menyeramkan bagiku, sadis (namanya juga berjuta rasanya, manis asem asin pahit, ramee rasanya). Sebegitukah jika menyukai orang lain?? ketika rindu membuncah sehingga seseorang ingin bertemu dengan kekasih hatinya maka apapun cara dilakukannya?. Dikisahkan ada sebuah kasus pembunuhan, lalu ada pembunuhan lagi sampai ada tiga kali kasus pembunuhan. Ternyata di tengah kisah yang membunuh itu adalah seorang gadis yang tega membunuh ayahnya, ibunya serta selingkuhan ayahnya. Kenapa gadis tersebut tega membunuh mereka?

Ternyata, ketika ada pemakaman pertama, gadis tersebut dengan imajinasinya bertemu lelaki pujaan hatinya tetapi setelah pemakaman lelaki tersebut menghilang. Maka iapun berfikir untuk membuat adanya pemakaman lagi agar ia dapat bertemu pujaan hatinya. Itulah alasan ia melakukan pembunuhan kedua dan pembunuhan ketiga,. Tragis bukan?? Alasan yang tidak logis yaitu menginginkan sebuah pertemuan itu. Seperti judulnya harga sebuah pertemuan harus dibayar mahal dengan sebuah pemakaman. Gerrrr. Sereemmm L

Me : nih cerita lumayan horror, menurutku itu mungkin imajinasi dan kerjaan seorang  psikopat kali yah, hedeeh jadi takut ketemu orang-orang yang seperti itu tapi semoga tidak ada. Apapun alasannya cinta tidaklah kejam (titik)

Oke, sekian resensi saya, pastinya masih banyak kekurangan dari redaksi kata maupun tulisan, harap maklum masih amatir. Sisa 10 kisahnya baca sendiri lah pada bukunya, sedikit meremajakan fikiran tapi nanti selingin juga dengan buku bacaan-bacaan yang berat biar seimbang. ^_^

Oke miss, ditunggu yah buku selanjutnya.