Lagi ingin menulis tentang sebuah ingatan.

mungkin Ini nama yang tidak lebih baik, yaitu TMT_MU   *edisi maksa  ^_^

Tidak menyangka bisa bergabung dengan tim ini, tapi saya tau ini salah satu penjerumusan seorang ukhti kepada saya. Kalo dia meminta sering kali sulit untuk menolaknya. Selalu ada sedikit paksaan tapi dibalik itu semua adalah Indah.

Tiba pukul 5 sore, baru pertama kali sesore itu tiba dari Palembang sendirian dengan suasana cukup gelap mendung.

Tiba –tiba,. Eng ing eng

Masuk kelas dengan suasana ruang anak TK dengan kursi2 kecil punya nama dan berwarna warni, sedikit kagok ketika memasuki kelas ini dan awalnya saya dianggap panitia bukan peserta. Heu

Kenapa suasananya seperti ini ya, lalu menatap saudari2ku dan ternyata memang mereka sudah gelisah dari tadi, seolah mengisyaratkan kalimat  ‘kita terjebak disini’.  Tidak menyangka sebelumnya kalo seperti ini  #suer

Kemudian eh si kakak senior menyuruh kami memperkenalkan diri, organisasi yang diikuti, kemudian prestasi apa saja yang pernah diraih, harus dikatakan dengan bangga layaknya seorang yang selalu menatap optimis  #Dari sini saya mengenal dan tahu prestasi2 mereka ^_^. Ternyata mereka Rangking kelas semua sewaktu di sekolah. Bahkan menyabet beberapa juara. Suka dengan pengakuan ini. Keren2!

Malam pun hampir tiba, dilanjutkan acara malam. Walaupun cukup capek tapi dituntut tetap bersemangat, acarapun mulai agak aneh menurutku. Hadeehh @_@

Mulai dari gerakan ala warkop DKI, senyam senyum sedikit nggak jelas gitu eh sampe dansa- dansa yang aneh bin ajaib. Apa yah, ini memalukan tapi menjadi ingatan.

Lalu diminta menceritakan kisah tentang kesempatan ber-publik speaking, dari sana saya tau akan kisah-kisah kalian. prok2 J

Saat waktu istirahat malam, ini session yang paling saya suka. Hujan pun turun dengan deras sekali, sejuk membasahi tanah yang hampir berapa bulan tidak dibasahi air hujan, Berkumpul bersama para ukhti2  #belajar dari mereka

Baiklah cerita indah bersama mereka :

Malam itu kamipun sibuk memikirkan tugas yang diberikan oleh senior untuk membuat dan menampilkan presentasi sesuai dengan keahlian atau bidang yang diminati, bingung oh seribu bingung. Seperti mau ujian aja besok itu, pada bingung semua.

Sangat cair suasana malam itu, joke2 lucu dilontarkan, komentar2  yang buat tersenyum. Subhanallah. J

Malam itu Sibuk dengan tugasnya masing-masing, dengan bermodalkan bahan2 yang ada pada netbook sayapun meramunya, edit copy paste ketik edit copy, alhasil #toeng cewek banget jadinya. Heu masa’ bodo’ ah itulah bisanya. Setelah saya  selesai slidenya, mau menghampiri para ukhti dulu yang sedang serius depan netbooknya, gangguin dikit ah… hhohoho

Mulai dari yang harokinya tingkat tinggi, jadi bersemangat liat ia buat slide pakek sound  nasyid izzatul islam, albumnya lengkap. Minta dong ukh lagu2ini !!  dakwah dan jihad, kata2 itu mengalirkan energi cukup besar. Menggelora  ^uhuk

Berangsur ke sebelahnya, ia bertanya kepada saya ‘ukhti ana nggak usah pakek slide ya, nggak ada juga gambar atau picture yang bagus di notebook ini’, tampak ia begitu natural dan nggak neko2. Membaca buku kemuslimahan yang sudah ia persiapkan, tak beranjak matanya membaca dan mencatatnya di selembar kertas, rapiiiii bener!! Dasar si ummi. Kalo ada award kujadikan ia muslimah calon ummi teladan deh. siap jadi ummi  #eh

Ke bangku belakang, eh saya senyum2 sendiri mengunjunginya. Bollywood  session kali ini. Hhehe . Shah rukh khan. Kenapa si khan? Karena ia actor muslim ukh. Materi menarik disuguhi aroma rab na de jodi  #eh bener nggak ya. Unik ni materi tapi sayang saya nggak sampe selesai,.hemm

Ke sebelahnya, ia menjuluki dirinya mamah dedeh, kalo ditanya tentang ayat maupun dalil maka ia akan menjawabnya, keren ni ukhti. Saya cukup segan tetapi kagum padanya. kalo ngomongin ayat2 maupun dalil jagonya

Yang lain pada depan netbook semua bertebaran di lantai bawah, saya memperhatikan sambil sesenyum sendiri melihat kalian.

naah ni sesi yang paling serem menurut saya, di tengah malem ada si ukhti buka pintu katanya mau ke kamar kecil, tiba2 ia bilang : itu apa putih-putih di ayunan. Hedeh ni ukhti bilang apaan sih? coba  ksini2 lihat dulu katanya, dengan ekspresi yang berubah sayapun maju mundur  tuk melihat tetapi akhirnya melihat juga.

Jreng jreng!

“ bukan ukh, itu ikhwan duduk di ayunan” n “ ngapo mreka disitu” n “eh bukan ikhwan, itu cowok”  *obrolan bersahutan.

Nah loh apa pula beda ikhwan dengan cowok ,bingung kan?  *hho, sudah lupakan nggak penting

Lanjuuut,.

Esok paginya, dengan suasana pagi yang cerah habis hujan semalaman, saling menguatkan agar tidak ada yang kabur. Tapi apa daya agenda ‘urgent ‘selalu bisa menjadi alasan.

Sarapan pagi dibumbui rasa cemas berlebihan, mulai dari :

“ukh,ana pulang ya, lagi nggak enak badan nih”

“Pokoknya  tidak ada  yang pulang,ayo saling menjaga”

“ukh, ana lebih baik dak ikut, klo pingsan di depan gimana hayoo, kan malu-maluin kalian?”

Keluarin dalil “ukh, tau nggak anti salah satu dosa besar itu apa? Salah satunya yaitu Lari dari medan pertempuran, mau anti gitu”

Hhuhuhu  *joke Kali ini kami bisa tertawa lepas walaupun dengan cemas mengocok perut

Satu jam kemudian,.

Saatnya pun tiba .

<Semua terekam dalam ingatkan>

Sekian dan terima kasih

Periksa kembali barang bawaan anda jangan sampai ada yang tertinggal

THE END.

Note : ini hanyalah kisah fiksi belaka mohon maaf  apabila ada kesamaan  tokoh dan tempat.