Malam ini Hujan membasahi bumi ,. Yippi ^_^

kenapa guyuran itu serasa meresap di hati yah

#heu esok mau di demisioner

bolehlah aku ingin sedikit bercerita tentang Lebih Dari Sahabat season 2 –à LDS2

bergabung disini awalnya tidak mudah, bergabung dengan tim yang WoW. #tidaksambil komprol. Tapi kami disatukan dengan membawa misi dakwah melalui NADWAH, memang tidak mudah tapi kami ingin belajar.

Seiring berjalannya waktu , ketua , tiap kadept dan sebagainya pun dipilih, semuanya dengan pertimbangan para sesepuh maupun ahlu syuro’ aku menyebutnya. Aku merasa posisi yang aku terima ini bukanlah suatu posisi yang seharusnya aku tempati melainkan aku hanyalah cadangan seperti ceritaku pada tulisan merpati, ah entahlah tapi yang pasti kami bukanlah orang yang mau meminta suatu amanah karena amanah itu cukup berat. Menjalaninya semua dengan ikhlas kurasa akan terasa lebih indah.

Baragam kisah mengiringi perjalanan kami.

Mulai dari Book Fair yang super duper dadakan, asal tunjuk saja menurutku. Para akhwat dikerahkan untuk menjaga meja registrasi #anggapbukankasir, edisi mohon bantuan. Mabit hingga buat jadwal jaga ntu meja. Tapi WaW nggak nyangka juga ternyata omzetnya hampir menyentuh 100 juta. Ruar biasa,. Pengalaman kebingungan, lucu, hingga menjengkelkan pun menyentuh. Hho. Ada juga belajar logat jawa bersama para mas-Bro yang agak sotoy.

Lalu proker (program kerja)  kami yang berusaha dijalankan dengan baik,.

Aku suka agenda dzikir akbar dan konser nasyid, sangat-sangat menyentuh. Para mahasiswa/i maupun pekerja sekitar auditorium yang datang kesana mengeluarkan air mata saat bermuhasabah, subhanallah! plong sekali rasa dihati ini. Saudariku berkata “kata-kata yang dikeluarkan oleh seorang ustadz yang dekat dengan rabb nya akan sangat mudah sekali menyentuh hati”. Yupz itu terbukti .

Eh, Berhubung aku berada di departemen nisa’iyah yang notabenya mengurusi pernak pernik kemuslimahan dapat dikatakan jika diberikan raport maka raport kinerja itu dengan nilai “kurang”. Masih banyak PR yang belum terselesaikan. Tapi aku belajar banyak dari kalian ikhwahfillah. Kedepan semoga dilanjutkan dengan yang lebih baik.

Di dalam perjalanannya di lapangan mungkin aku sungguh cukup merepotkan kalian para sahabat nadwah, dan berhubung di departemen ini tidak ada seorang ikhwanpun maka terpaksa sedikit intervesi jika butuh kerja-kerja berat, #upz. Alhamdulillah pak tum sangat mengerti itu. Mulai dari “afwan, tolong belikan aira 2 dus sekarang” dijawab “iya mbak sabar”  sampai pada suatu saat acara kajian kemuslimahan minta bantuan pasangin LCD dan sebagainya #MaklumAgakGaptek maka terdengar satu kalimat diujung “ sudah kan mbak?, malu ane ni masangin ini di depan akhwat galo cak ini”, mendengarnya aku hanya tersenyum dan berkata dalam hati “ biarin sekali-sekali”. #eh

Suatu perselisihan, ketidak-kompakan tim, saling melemahkan hal tersebut sangat lumrah sekali terjadi dalam sebuah tim. Kita bukanlah jama’ah para malaikat, kita ini hanyalah jamaah manusia. Pasti ada khilaf pasti pernah salah, tapi kembali lagi, bahwa melalui ini kalian mengajarkan banyak hal.

Semua itu, perjalanan,  semua kisah ini nanti akan menjadi lembaran kisah yang layak untuk dirindukan.

Ok,. Sekarang kita lihat sebuah lukisan oleh seorang ukhti tentang NADWAH

Gambaran ini tersketsa pada waktu daurah dakwah kampus loh, dimana kami menjadi panitia disana bukan peserta. Dipojok belakang kami berceloteh, Senang sekali dengan lukisan ini ikut bantuiin hapus2, celoteh2, berkomentar bahwa yang ini kurang mirip ukh kurang ini dan itu. Hho cerewet

Dan hasil gambaran awal,  asli goresan pensil dan pewarna.

Taraaaaaa,…..

Ketawa ketiwi melihat hasilnya,. Baguuuuussss!! Siippp siap jadi stiker celoteh si ukhti syi’ar. #Heu

Malam hari di daurah itu cukup mengesankan bagiku, cukup banyak bercerita dan mengenal kalian saudariku, membersamai adik2 peserta, makan2 di satu wadah dan beramai2.  Hingga malam hari itu aku mengetahui sakitnya seorang ukhti yang cukup ia tutupi.  Malam itupun ikhwan2 di depan entah namanya jurit malam teriak2 sok garang kurang jelas, yang pasti cukup buat terganggu tidur. #Heu beda gander mungkin beda pula treatmentnya kali, asal jangan senioritas berlebihan saja.

kembali ke topic, nadwah adalah bagian dari kisah ini. Salah satu moment tak terlupakan saat membersamai kalian adalah ketika membuat boneka Nada dan Wahid, persiapan menyambut mahasiswa baru. Mabit Malam itu canda tawa, sungguh cair. Makin larut, tinggal berlima tapi makin semangat dan sangkin semangatnya sampai ada yang terkena alat lem listrik itu, tak akan pernah aku melupakan ini,.

Dan hasilnya,.

prok prok prok

Ini si nada dan wahid versi Lebih dari sahabat part 2🙂 . Keren kan!! Akui saja. Yaiyalah bikinnya aja semaleman hingga terkantuk-kantuk. O iy, Si nada bukan tabaruj yah tapi itu pipinya merona karena air wudhu. Hhi.

Semoga semua personil nadwah dapat memberikan manfaat lagi,. Lebih banyak lebih banyak dan lebih banyak lagi manfaat terasa untuk semua mahasiswa unsri,.

Huft,  Semakin mengingat semua ini makin rindu menyergap,. kita bersatu atas nama ukhuwah. Do’a, pinta maafku serta Salamku pada kalian.

Lalu salam Rindu pada ukhti nan jauh disana, semoga lekas sembuh, syafakillah!! kami merindukanmu dan pasti nada wahid kreasimu juga menanti senyum kita. Andai engkau esok bersama kami, kukatakan “kita di demisioner ukh”, sampai jumpa lagi, segera kembali ke kampus yah.

Heyyy kalian para punggawa nadwah,. Sini berkumpul!  Kukatakan : arigatoo gozaimasu/jazakallah khoiran katsiron/ thanks. ##### uhibbuka fillah

“ bertemu berpisah kita ada rahmat dan kasihNya”

Semoga semua urusan kita dipermudah oleh Allah swt.

Ada sms ni tadi sore :

Asslmkm!!

Anggap saja sms ini menjadi sms seruan terakhir ane untuk mengharapkan antm/na hadir pada saat  berlangsungnya Musra NADWAH XII sabtu-minggu. Anggap juga ini acara terakhir nadwah 2012 yang harus kita selesaikan.

By.ketum

#heu

Kenapa serasa hujannya makin deras ya,.

Udah malem cukupkan saja, tutup dengan hamdalah.

Demisioner

25 nov 2012