Sedikit ada kesempatan untuk menuliskan kisah perjalanan ke ITB Bandung kemarin, sebelumnya tidak menyangka memiliki kesempatan ini sebelum lulus bangku kuliah. Berawal dari coretan kecil untuk bisa mengunjungi kampus terkenal di pulau jawa, Alhamdulillah UGM dan ITB sudah berhasil dikunjungi dan yang membuatnya special, itu adalah acara forum silaturahmi lembaga dakwah kampus (FSLDKN).

Sebenarnya ini lumayan beban, seorang anak SMA yang dulunya hanya ikut-ikutan dan nggak tau apa2 sekarang berlabel dakwah, masih malu kalo mengingat panjangnya perjalanan sampai dengan sekarang. ‘Nanti kalo sudah masuk kampus ayu jangan manja ya’, begitulah pesan tutor pertamaku waktu itu.. ohhh aku disesatkan di jalan kebaikan. Semoga . aamiin

Baiklah kali ini ingin sedikit bercerita tentang perjalanan ke kampus teknologi yaitu ITB, Bandung.

Dimulai perjalanan pada tanggal 14 juli 2012 pukul 05.50 pagi ba’da sholat subuh, disambut dengan rintik hujan ke IAIN Raden Fatah sebagai puskomda, perjalanan pun dimulai. Dua bis berangkat, bis pertama isinya mayoritas akhwat( cewek) dan bis kedua ikhwan (cowok) berjumlah sekitar 80-an mahasiswa se-Sumsel. Hm beberapa teman tau kalo aku tak bisa tanpa Antimo, aku kencanduan ni obat. Huum (cut n cemi kalian tak boleh ketawa..ho)

Akhirnya pada hari minggu tepat waktu zhuhur  kami sampai di gedung Sabuga (sasana budaya ganesha) ITB,. Mungkin aku akan banyak cerita dengan gambar saja ya. ^_^

Saat kami tiba di depan gedung sabuga disambut oleh teteh-teteh bandung euy,. Hi agak kaku dipanggil teteh,. Kalo pemuda dipanggil apa ya? Aa’ kah? Hmm atmosfir berbeda terutama logat bahasa. Satu lagi  kata dalam bahasa bandung yang aku liat di angkot yaitu ‘ ciheum’,. Hayo gimana nyebutnya,.zuzah nih!

lalu di hari pertama di dalam gedung sabuga, disulap seperti gedung bioskop super mewah dengan pembicara ibu Tri Mumpuni dari IPB yang memberikan motivasi kepada anak muda untuk memperbaiki Negara ini lalu dilanjutkan dengan pak menteri Dahlan iskan yang sekarang namanya cukup fenomenal, dulu aku kagum pada beliau tapi sekarang agak beda karena kesannya pengen di publis terus ya, semoga prasangkaku ini salah.

Dari dulu aku lebih kagum dengan orang yang bekerja di belakang layar, dan keikhlasan mereka itu yang akan terus memancarkan sinar,seperti Dr.Mursi yang menang pada pemilu Mesir, aku kagum dan terkesima pada beliau tapi aku yakin ada orang hebat dibalik itu semua yang bekerja keras membuat pamor mursi naik dan jamaah taat, satu yang dia punya  yaitu ikhlas,. wallahu’alam siapa orang tersebut,.  Nah loh kenapa membahas ini,

ok lanjuut..

Hari pertama ikut acara IMSS=versi internasional  (FSLDKN =versi nasional)  sudah tertegun melihat video anak muda yang ditampilkan pada layar besar, mahasiswa yang melakukan perubahan pada dirinya dan ingin mengubah lingkungannya, berpartisipasi dalam Indonesian Young Islamic Leader (IYIL) dan mendapat juara. Kereen.

Hari kedua, dengan agenda acara pembukaan musyawarah FSLDKN XVI dilanjutkan sidang komisi. Kali ini aku diutus untuk masuk sidang komisi C yaitu jaringan kemuslimahan. Dengan berbekal semampunya aku harap ada regenerasi disini dengan membawa seorang adik ke komisi ini, aku tau ini belum saatnya bagi dia tapi aku tak akan selamanya berada di kampus bagaimanapun harus ada yang tau tentang kerja ini. Ya tentang komisi  C ini. Komisi paling Cantik coz disini nggak ada ikhwan (bc:lelaki).. hho

Sungguh bahagia bertemu saudara- saudari muslim se-Indonesia, bisa berkenalan dengan mereka. Lalu Berkenalan khusus dengan muslimah-muslimah super di komisi C, mereka yang anggun, mereka yang tegar, mereka yang cerdas, lagi- lagi minder niyy  tapi berusaha yakin kalo disini kita berusaha yang terbaik dengan kondisi kampus yang beragam. Terselip harapan, Semoga kelak kita menjadi ibu-ibu Negara yang hebat ya, minimal di provinsi masing-masing,.. Hhehe mimpi,.

Next,.

Wah, hampir lupa menceritakan masjid SALMAN ITB yang terkenal ini,. Berikut foto yang aku ambil

Ini di dalam masjid salman, ornamennya dari kayu yang sangat lembut dan sejuk. Subhanallah. Lantainya pun dari kayu, licin kalo pakek kaos kaki. Kesannya pertama kali ke sini  “sederhana tapi arsikteturnya indah”  kagum deh!

Kalo yang ini, diluar ruang sholat masjid salman, dibawah tangga tempat berdiskusi, bercerita, belajar dan mungkin digunakan buat ngisi mentoring juga. Semuanya rapiiiiii

Nah kalo yang ini gerbang kampus ITB, Jalan Ganesha. Disambut dengan bunga-bunga bewarna pink keunguan,. Pokoknya kampus ini bersih, rapi, adem, terkelola dengan baik, sampe katanya nginjek rumput pun tak boleh. hmmmm

berbicara tentang ITB, aku berharap my brother nanti bisa kuliah disini & jadi aktivis juga, semoga prestasinya lebih gemilang. Ini Do’aku. tapi suasana Bandung ini cukup mengkhawatirkan bagiku karena kalau salah bergaul bisa-bisa malah celaka.

Hari ketiga, lanjut sidang komisi dengan suasana tubuh kurang sehat karena ternyata di bandung terutama tempat kami menginap (Isolah dorm) benar-benar dingin seperti di dusun kataku.. huft

Pada hari ketiga ini ternyata kami tidak langsung ke sidang komisi melainkan kembali ke ruangan hari kedua dan apa yang terjadi ! ternyata panitia acara menyampaikan sesuatu yang mengenjutkan dan membuat para ADK tersentak,. ratusan juta. Allahu.

Inilah yang harus dihadapi, ini telah terjadi dan butuh solusi bukan memaki, itulah kenapa muslim harus kaya. Salah satu bagian dari jihad, mungkin begitu. Banyak belajar di jalan ini. Semoga selalu memetik hikmah yang terus berserakan di setiap tempat.

Seharian pada hari ketiga ini cukup membuat bad mood, tapi sidang komisi Alhamdulillah berjalan lancar, sampai seorang ukhti dari Universitas sumatera utara menyampaikan bahwa mereka pulang dari bandung tanggal 23, ’kenapa ukh lama bener baru pulang ?’ kataku. Ia jawab ‘karena cari tiket murah agar bisa balik’. Uang disaku mereka ternyata pas-pasan, membuatku makin malu untuk mengeluh kepada Allah. Pada malam harinya aku sangat kesal dengan pernyataan yang ingin menambah hari untuk berlibur dibandung + jalan2 katanya, akhirnya bad mood ini memuncak dan yaah kemelowan kembali muncul ( nggak kok cuma lagi sedikit tidak sehat #pembelaan)

Hari keempat, tepatnya hari rabu sidang komisi selesai dan dilanjutkan dengan sidang pleno yaitu penetapan puskomnas FSLDKN dan tuan rumah FSLDKN XVII 2014 nanti,. Hari-hariku terutama yang angkatan 2007 dan 2008 disibukkan dengan sidang komisi, tak sempat ikut dalam sekolah LDK yang pengisinya motivator2 muda, tak sempat bertemu kang abik, ust,salim, healvy  tiana dll. Jadi jangan ditanya karena aku tak bertemu mereka dalam acara karena ruang tempat yang berbeda. Cukuplah adik-adik yang akan meneruskan perjuangan nantinya, melihat semangat mereka akupun bahagia, itulah hakikatnya regenerasi.

Lanjuut,,.dengan pekik Takbir terpilihlah, LDK AL HURIYAH IPB sebagai PUSKOMNAS 2012-2014 dan LDK UNTAN Kalimantan Barat sebagai TUAN RUMAH FSLDKN XVII 2014. Semoga menjalankan amanah dengan baik.

The last, langsung pulang setelah acara selesai  #bersyukur

Alhamdulillah pulang dengan sehat dan selamat pada tanggal 19 juli 2012 ba’da magrib.

Sebuah kisah yang insyAllah berkesan dan menjadi bekal perbaikan pada bulan Ramadhan penuh berkah dan insyAllah dapat kembali ke kota Bandung dengan kisah berbeda ^_^ ,. aamiin

ayu_fath