Sambil nulis-nulis duduk di ruang tengah pagi ini,menulis jadwal sambil nelangsa habis kehilangan buku tulis berisi rangkuman yang cukup penting setidaknya itu menurutku,huum hendak dicari kemana,nyerah.

Tiba2 perhatianku kemudian tertuju ke televisi,gara2 saat itu si  jupe ngomong gini ” iya saya telah buktikan kalo pakek baju hijau ke laut nggak apa2”.beneran saat itu juga langsung deketin tivi menyimak tu infotaiment,bertanya emang jupe ngapain ya,.astagfirullah ternyata ada ritual,mistis pula,buat sensasi… *hush hush cukup nonton infotaimentnya neng,.

Kembali ke cerita…. Setelah liat itu,ingetanku kembali k Jogja,oktober 11..dalam hati kutersenyum dan berkata “setidaknya ku jg sudah membuktikan kalo baju ijo ke pantai itu nggak apa2,musyrik tau klo percaya”.ho

Karena itu,memoriku memanggil tuk menceritakan ini ke tulisan,.

Berawal dari agenda sarasehan LDK se Indonesia ke Jogja oktober 2011 kemarin,kami dari sumbagsel sebelum pulang ke Palembang mesti tour dulu di jogja,ya paling tidak ke tempat wisatanya,momentum kan ^_^

Tujuan kami selanjutnya yaitu ke pantai parangtritis Jogjakarta,yang katanya disebut juga pantai selatan,.salah satu objek wisata disana..

Akhirnya kami pun hampir memasuki wilayah perpantaian tersebut,. Eh tiba2 pemandu bis kami bilang  gini  ‘yang mau masuk  area pantai tak boleh pakai baju hijau,yang biru kalo bisa juga mesti ganti’,lalu ada pula yang menambahkan ‘lebih baik gantilah pakaian daripada nanti ada apa2’

*whhaatt,oh no apa ini

Entah apa yang kurasa saat itu,ya cukup dengan sedikit kebengongan ..*untuk beberapa detik kemudian sadar kembali

Kali ini,banyak sekali pertanyaan yang mengelayuti diriku…Ini bis isinya para ADK kan?percayakah mereka? baju ijo salahkah ? kan ini pantai ciptaan Allah?

Lalu kulihat temen2 sekeliling isi bis,tatapan mereka seolah berkata ‘kamu pakek jilbab dan baju ijo ya’.

*pakai ijo seolah jadi tersangka ,.tidak…tidak…tetap huznudzhon tentunya mereka lebih mengerti dariku atau mereka hanya ingin menge-tes kami..

Saat itu,pengen nangis.hiks  :(       *nggak tangguh banget ya kamu..

Bukan,,bukan karena takut nanti hilang diterkam ombak,lalu masuk ke laut,dimakan ikan dan  lalu the loe end…. *majas hiperbol

but,yang bikin sedih tuh inget perkataan my first Tutor/murobbiah,materi muwashofat,. Yup,.muwashofat pertama yaitu SALIMUL AKIDAH (Akidah yang bersih)!… sama aja kalo percaya ntu,dan ganti pakaian  runtuhlah seluruh muwashofat yang lain,karena AKIDAH is NUMBER ONE.

Ya,itulah ilmu yg harus dibenturkan dengan keadaan,tinggal dilihat bagaimana bisa mempertahankan itu.

Temen2ku berusaha menenangkan dengan bercanda, ’hati2 uang ijo n uang biru jangan d bawak juga ya nanti hilang”.. he     *kamipun senyum walau agak kecut.

Lalu,ternyata ada satu ukhty  yang pakek jilbab biru, bertanyalah ia “ukh,ganti nggak”, dijawab “idak ukh,knapa mesti ganti,.yuk turun”.

Ya,kita mesti tau kalo salimul aqidah itu terletak pada point pertama,setidakny aitu hal yang pertama harus dipahami,walau seringkali dibenturkan dengan kebudayaan Indonesia yg cukup beragam..

Yuk simak dulu muwashofat pertama ,.

SALIMUL AQIDAH

No

Muwashofat

1 Tidak berhubungan dengan jin 1.syahadatain2.madlulusy syahadah3.marahilut bisysyahadatain4.akhtharusy syirik5.anwa’usy syirik
2 Tidak meminta tolong kepada yang berlindung kepada jin
3 Tidak meramal nasib dengan telapak tangan,kartu,dll
4 Tidak menghadiri majelis dukun dan peramal
5 Tidak meminta berkah dengan mengusap2 kuburan
6 Tidak meminta tolong kepada yg telah dikubur (mati)
7 Tidak bersumpah dengan selain Allah swt
8 Tidak tasya’um (merasa sial karena melihat atau mendengar sesuatu)
9 Mengikhlaskan amal untuk Allah swt
10 Mengimani rukun iman
11 Beriman kepada nikmat dan siksa kubur 6.alam kubur
12 Mensyukuri nikmat Allah saat mendapatkan nikmat 7.Asy syukur
13 Menjadikan syaitan sebagai musuh 8.Hisbuz syaiton
14 Tidak mengikuti langkah2 syaitan
15 Menerima dan tunduk secara penuh kepada Allah swt dan tidak bertakhim kpd selain yg diturunkanNya 9.Tauhidullah

Nah,adakah kita sudah melaksanakan semua point muwashofat tersebut,.periksa sendiri ya ..

Oh iya,Kami dulu pernah disuruh menconteng sebagai evaluasi mentoring,.saat itu kami pernah tertawa saat  kami tutor bertanya pada point ke 4,. “Loh mbak emang dukun punya majelis juga ya?”      *dengan lugunya kami bertanya..   lalu dijawab “iyalah dek,orang2 yang pada datang ke dukun atau peramal itu kan nggak cuma satu merekapun ada ritual2 , so yg ikut gabung berarti dia ada kelompok/majelis kan”  ^_^…

wuih dapet ilmu dari MENTORING, keren euy.. Mentoring senyum Indonesia *apa coba

Kurang lebih itulah pemahaman awalnya,.salah satu pointnya qt tidak boleh syirik (menyekutukan Allah swt) lalu juga dalam ayatNya,Allah swt berfirman:

“sesungguhnya Allah tidak mengampunkan dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa selain syirik itu bagi siapa yang dikehendakiNya.Barang siapa yang mempersekutukan Allah maka sesungguhnya ia telah berbuat dosa yang besar” (QS.An-nisa(4):48)

dan Syaikh Muhammad at Tamimi berkata, “tidak ada beda dalam hal yang membatalkan syahadat ini antara orang yang bercanda, yang serius (bersungguh-sungguh) maupun yang takut, kecuali orang yang dipaksa. Dan semuanya adalah bahaya yang paling besar serta yang paling sering terjadi. Maka setiap muslim wajib berhati-hati dan mengkhawatirkan dirinya serta mohon perlindungan kepada Allah SAW dari hal yang bisa mendatangkan murka Allah dan siksaNya yang pedih.”

Cukup buat takut ya kalo hal2 yg tidak kita mengerti akan membatalkan syahadat kita,.nastagfirullah.

Semoga kita selalu terjaga every time n every where,..aamiin

Btw,kembali kecerita,. Dengan perasaan masem manis    *permen kale.he.. beranikan diri untuk turun,sedikit mengambil langkah awal dari temen2,terpikir di benak kalo mau meninggal ya meninggal aja,semua takdir Allah,lagian laut,langit,dll juga kepunyaanNya termasuk diri ini.

Rame2 memandang ombak,.Subhanallah begitu luas,tak bertepi itulah laut,ombak putih menggulung dengan rapinyanya,Biru Langit  yg selalu indah tuk dipandang,.Semesta Bertasbih… ada satu hal yg istimewa memang disana  air lautnya bewarna hijau,sedikit berbeda dari pantai yang lain. Itulah Khasanahnya.

Sambil bercengkrama disana kemudian lewatlah seorang petugas pembersih area pantai,penjaga keamanan atau entahlah bapak itu sebagai apa lewat… eh ternyata ia pun pakek baju ijo.

Dengan isengnya kami bertanya “bapak pakai baju hijau disini ,nggak apa2 ya pak”.. bapaknya menjawab dengan sdikit logat jawa sebenernya  “iya neng,tidak apa2, kerjaan bapak ya tiap hari disini aja”.  *gubraakk…xixi ^_^  kamipun saling tatap dan tersenyum.. akhirnya seluruh yg ijo jadi guyonan… oalah.

Adapun selenting perkataan juga  “di daerah pantai tidak boleh ngomong asal2an”,.nah kalo ini mah kita setuju karena islam mengajarkan perkataan yang baik,every where.. betul…betul

Closing statement : semua itu harus dijadikan pembelajaran untuk lebih baik,.mungkin hal kecil yang dianggap sepele tapi sebenarnya it hal yang penting,seperti mengenai akidah dan macam2 dosa syirik,berusaha untuk menghidari dosa syirik kecil maupun besar,.satu lagi yaitu : nggak selalu yang loe denger itu bener..terkhusus tuk beberapa mitos yang melemahkan akidah.

Semoga dpt mengambil ibrohnya,ambil yg baik tinggalkan yg buruk🙂

Ijojobilu

Januari 2012 @ruteng